Portal Media Online

News

Peristiwa

Showbiz

Iklan


 

Foto

Video

26 November, 2021

Pokdar Tebo Ilir Dilantik, Kapolsek; Tugas dan Tanggung Jawab Sesuai Aturan AD/ART

 

Pokdar Tebo Ilir resmi dilantik


TEBO - Kapolsek Tebo Ilir resmi lantik pengurus Pokdar Kamtibmas Bhayangkara sektor Kecamatan Tebo Ilir, pelantikan ini dilakukan di aula utama Kecamatan Tebo ilir Jum'at (26/11).

Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Resort Tebo, Edi Hartono dalam sambutannya mengatakan Pokdar dibentuk oleh Kapolri untuk membantu kinerja kepolisian. 

"Pokdar harus bisa membantu pihak kepolisian contohnya membatu dalam mensosialisasikan ajak masyarakat vaksin," ujar Edi Hartono.

Pokdar diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan tingkat bawah, karena tidak semua masalah masuk karena hukum, hal itu agar Pokdar kecamatan untuk selalu berkoordinasi dengan Polsek.

"Kalau permasalahan itu bisa diselesaikan Pokdar, kenapa harus lapor ke polsek, itulah gunanya koordinasi" tutur Edi.

Hal itu juga dikatakan Kasat Binmas Polres Tebo AKP Sutikno, mengatakan alhamdulillah kita sudah melantik Pokdar kecamatan Tebo ilir semoga bisa membantu pihak kepolisian.

" ini bersifat sosial tanpa gaji, harapan kami mudahan-mudahan nanti ada perhatian dari pemerintah," jelas Kasat saat menjelaskan apa itu Pokdar.

Dikatakan Kasat, Tebo ilir sendiri masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan salah satunya narkoba, harapannya kedepan Pokdar ini bisa membantu kepolisian dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Kapolsek Tebo Ilir Iptu Winarno berharap agar Pokdar Kecamatan Tebo Ilir bisa laksanakan tugas sesuai aturan dan ADRT dalam membantu kepolisian dalam menegakkan hukum, dan bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

"selamat dan tetap semangat selalu berkoordinasi dengan Polsek semoga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," ungkap Kapolsek.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Sidang Ijazah Palsu, Saksi Yamin Dicecar Hakim

 

Sidang ijazah palsu, M Yamin dihadirkan untuk kali kedua sebagai saksi

TEBO - Sidang lanjutan dugaan Ijazah palsu kembali hadirkan 4 orang saksi yang Sebelumya sudah pernah dihadirkan yaitu Usman Ali mantan Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik), Nurdin, Rinaldo, dan Mohamad Yamin mantan kades Medan Seri Rambahan yang merupakan pelapor.

Kalahnya Mohamad Yamin di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Medan Sri Rambahan beberapa waktu lalu, menjadi awal mencuatnya kasus ijazah palsu. Hal ini terungkap pada sidang Kamis (25/11).

Hal ini diungkapkan oleh Mohamad Yamin, saat dia memberikan keterangan sebagai saksi pada sidang di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Tebo.

Selain itu, Yamin mengakui bisa melihat ijazah terdakwa Azwan, dengan bantuan panitia dia memfoto Ijazah yang kemudian dicetak.

"Panitia kasih saya lihat oto yang asli. Saya menduga palsu karena tidak ada nilai dibelakangnya", kata Muhammad Yamin saat dimintai keterangan.

Dia juga mengakui jika waktu itu dia memenangkan Pilkades, Azwan juga dipastikan tidak akan dilaporkan soal ijazah palsu. 

Pengakuan itu diungkapkan oleh Yamin ketika dicecar pertanyaan oleh hakim. "Apakah kalau saudara menang tidak dilaporkan walau itu palsu?, tanya hakim ketua pada sidang ijazah palsu dan Yamin menganggukan kepala untuk mengakuinya.

"Sama saja anda seperti Azwan, Anda ijazah saja yang sah moral tidak ," kata hakim dengan nada kesal

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma 

24 November, 2021

Jasad Mirna Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Jatuh

 


Tim Basarnas bersama warga berhasil evakuasi korban


TEBO- Mirna (26) berhasil ditemukan tim Basarnas dibantu oleh BPBD Kabupaten Tebo dan masyarakat setempat setelah melakukan pencarian beberapa jam di sungai batanghari. Rabu(24/11/2021)

Ketua Tim Sar Francisco Boa, mengatakan korban berhasil ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurutnya, Jasad korban ditemukan lebih kurang lima meter dari tempat korban jatuh. 

Setelah itu, Korban langsung dievakuasi kerumah duka untuk dipersiapkan pemakaman.

Mirna salah satu warga Dusun 4 Desa Penapalan Kabupaten Tebo tengelam di sungai batanghari pukul 17.30 WIB Selasa (23/11/2021)

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Tekan Konflik, Kejaksaan Advokasi Penyelesaian Tapal Batas Desa

 

Kasi Datun Kejari Tebo, Safe'i SH,MH

TEBO - Delapan desa di kacamata Tebo ilir saat ini tengah fokus selesaikan pemetaan tapal batas. Penyelesaian tapal batas ini langsung dilakukan pendampingan oleh Kejaksaan Negeri Tebo. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti konflik antar desa yang sering terjadi sebelumnya.

Pemetaan Tapal batas ini merupakan inisiatif Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) yang dalam hal ini didampingi oleh pengacara negara kejaksaan negri Tebo.

Kajari Tebo Imran Yusuf melalui Kasi Datun Safi'i mengatakan Kejaksaan Negeri Tebo dalam pertemuan rapat bersama camat dan kepala desa hari ini sangat mendukung program pemerintah dalam menyelesaikan tapal batas di desa-desa Rabu (24/11).

"Kita sangat mendukung kegiatan pelaksanaan pemetaan tapal batas, sebab tapal batas ini merupakan upaya untuk meminimalisir sering terjadinya konflik di desa-desa soal tapal batas", Kata safi'i.

Dijelaskannya hari ini Kejaksaan Negeri Tebo bekerjasama dengan yayasan ORIK mengundang camat dan kepala desa yang ada di kecamatan Tebo ilir untuk segera menyelesaikan tapal batas ini.

"Di Tebo ilir ada 8 desa yang akan dilakukan pemetaan tapal batas, saat ini masih dalam proses untuk informasi sementara saat ini baru dua desa yang selesai, jadi tinggal 6 desa yang belum selesai",terangnya.

Dikatakannya jika pemetaan tapal batas ini selesai pemerintah kecamatan dapat diusulkan Perbup nya ke kabupaten kemudian untuk diusulkan ke kementrian agraria terhadap peta tapal batas.

"Kita harap Tebo ilir bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lainya supaya bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan seperti sebelumya" pungkasnya.

Tidak hanya kecamatan tebo ilir saja pihaknya berharap agar seluruh camat yang ada di kabupaten Tebo bisa dapat  meminta pendampingan hukum oleh pengacara negara kejaksaan negri Tebo untuk menyelesain tampal batas di desa-desa.

Penulis : Sobirin
Editor :Ade Sukma

Jelang Natal, Tim Pakem Tebo Sediakan Sarana Ibadah di GOR Pal 10

 

PAKEM Tebo fasilitasi umat kristiani rayakan Natal di GOR Pal 10

TEBO - Bertempat di aula kantor camat Tebo Tengah Tim Pakem (Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat) Kabupaten Tebo gelar rapat. Dalam rapat ini dilakukan pembahasan mengenai pembangunan rumah ibadah dan perayaan natal umat kristiani di RW 5 kelurahan Tebing Tinggi. Rapat ini dipimpin langsung oleh Asisten I Amsiridin, Rabu (24/11).

Dihadiri oleh, Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Imran Yusuf, Kapolres dalam Hal ini di wakili Kapolsek Tebo Tengah Iptu Dedi Tanto Manurung, Vamat Tebo Tengah, Danramil, Kemenag Tebo, Ketua MUI serta unsur Forkopimcam Tebo Tengah.

Katua Tim Pakem Kabupaten Tebo Imran Yusuf mengatakan rapat ini dilakukan atas usulan pendirian rumah ibadah dan perayaan natal nanti di salah satu umat kristiani yang berada di RW 5, Kelurahan Tebing Tinggi.

"Rapat ini merupakan usulan salah satu perwakilan saudara kita dari umat kristiani Nainggolan mengusulkan rumah ibadah dan akan melaksanakan perayaan natal" jelas Ketua Tim Pakem.

Dikatakan Imran dalam hal ini pemerintah memfasilitasi untuk perencaan perayaan natal tersebut , dimana awalnya ada reaksi dari masyarakat yang mengharapkan perayaan natal tersebut dapat dilaksanakan di tempat mereka tinggal.

"Oleh karena Itu pemerintah kabupaten dalam hal ini diwakili tim pakem untuk memfasilitasi bahwa kebebasan untuk beribadah diberikan ruang yang sebebasnya", ungkapnya.

Lanjutnya dalam hal ini pemerintah kabupaten Tebo untuk tempat beribadah  akan memfasilitasi di gedung olah raga yang ada di pall 10.

"Tinggal kepada rekan-rekan umat kristiani agar mengajukan permohonan untuk memfasilitasi tempat serta memperhatikan protokol kesehatan," tandasnya.

Hal ini dilakukan berdasarkan peraturan. bersama menteri agama dan menteri dalam negri no. 8 dan no.9 tahun 2006  tentang tatacara melaksanakan ibadah.

"Hal ini diharapkan untuk menghindari konflik-konflik berkelanjutan terhadap bagaimana keharmonisan hubungan kerukunan ummat beragama" tutupnya.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

23 November, 2021

Polisi Amankan Dua Bandar Narkoba Jenis Sabu Lintas Kabupaten



Dua bandar sabu diamankan polisi

TEBO-Polisi  berhasil amankan  pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan satu orang kurir, 2 orang pelaku diamankan beserta barang bukti berupa 14 paket Klip kecil dan 5 paket sedang seberat 43,67 gram paket narkoba jenis sabu-sabu diperkirakan senilai kurang lebih Rp 50 Juta rupiah.

AKBP Gunawan Trilaksono mengatakanw Aalnya pada hari sabtu 13 november 2021 sekira pukul 15:00 wib tim satresnarkoba polres Tebo mendapatkan informasi dari masyarakat sering terjadi transaksi narkoba dijalan perintis, RT 007, kelurahan Wiroto Agung, Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, polisi kemudian bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan satu orang pelaku atas nama Sutrisno bin Wagio beserta barang bukti dengan 14 klip kecil paket Narkoba jenis sabu-sabu.

"Dilakukan pengembangan di kediaman pelaku berhasil ditemukan lagi 5 paket sabu ukuran sedang dan beberapa alat bukti lain yaitu Handphone, dompet, alat timbangan",jelas kapolres saat pers rilis di kapolres Tebo selasa (23/11).

Dikatakan kapolres dilakukan pengembangan lagi dan berhasil mengamankan satu orang yang merupakan kurir atas nama Heriyanto bin Suhaimi yang mengambil narkoba jenis sabu-sabu yang dibeli Oleh Sutrisno yang di peroleh dari seseorang berinisial "A" yang berada di Wilayah desa pelayang Kabupaten Bungo.

Barang haram ini diedarkan oleh pelaku  di wilayah desa perintis unit 1, kelurahan wiroto agung, Kecamatan Rimbo Bujang dan wilyah sekitarnya.

Berikut rincian Barang bukti yang diamankan : 

1. 5 paket sedang Jenis sabu-sabu 

2. 14 paket kecil jenis sabu-sabu berat total 43,68 gram 

3. 4 pak plastik klip baru

4. 1 unit timbangan digital merek HWH 

5. Satu buah dompet emas 

6. Satu buah botol elips

7. dua buah sendok pipet

8.1 unit hp merek samsung warna putih

9. 1 unit hp nokia 105 warna hitam 

10.Satu buah tas selempang warna coklat.

11. Uang senilai 800 ribu rupiah

"Pasal yang diterapkan pasal 114 ayat 2 dengan hukuman minimal penjara 6 tahun, maksimal seumur hidup atau hukuman mati Atau pasal 112 ayat 2 undang-undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara" Tegas kapolres.

Penulis :Sobirini

Edtor : Ade Sukma





Konter Duta Cell Pall Lima Dibobol ,Kerugian 20 Jutaan

 


Polisi amankan pelaku pembobolan konter di Tebo


TEBO- Polisi berhasil amankan 2 orang pelaku pembobol konter Duta Cell di kilometer 5 Bogorejo, kalurahan Tebing tinggi, Kabupaten Tebo, pelaku bernama Iskandar bin Maliki (42) dan satu orang temannya bernama Doni Saputra bin Samsul (26) pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti.

Kapolres Tebo Akbp Gunawan Trilaksono Mengatakan dua orang pelaku berhasil diamankan di Tempat yang berbeda "pelaku atas nama Iskandar diamankan di RT 01 desa Sungai Arang, Kecamatan Bungo dani, Kabupaten Bungo sabtu 30 Oktober, sedangkan satu pelaku lagi atas nama Doni Saputra tangkap di rumahnya Jarong Lambau, Kecamatan pulau Tanjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat, pada 10 november", terang Kapolres selasa (23/11)

Pelaku atas nama Iskandar diamankan dengan barang bukti berupa :
1. satu ikat kartu vocher internet 3 GB sebanyak 33 lembar.
2. Satu ikat kartu vocher internet 6 GB sebanyak 46 Lembar 
3. Satu unit hard disc merek DW 
4. Satu unit Handphone merek Advan

Sedangkan pelaku atas nama Doni Saputra diamankan dengan Barang bukti:
1. Satu unit netbook merek Asus
2. Satu unit netbook merek Acer
3. Satu unit handphone merek Advan 
4. Satu unit handphone merek Vivo Y 53
5. Satu unit handphone merek Asus
6. Satu unit handphone merek Xiomi redmi
7. Satu unit handphone Tanpa merek warna hitam putih.
8. Satu unit handphone Tanpa merek warna hitam

"Aksi pencurian tersebut dilakukan pada minggu 10 Oktober sekira pukul 00.30 wib lalu", jelasnya.

Dijelaskan kapolres Awalnya pelaku Berangkat dari rumahnya di bungo menuju Jambi namun sesampai di Tebo duo orang pelaku berhenti makan di salah satu warung makan Pecal lele disanalah dua orang pelaku merencanakan pencurian Konter Hp Duta cell.

Salahsatu pelaku atas nama Doni Saputra mengantar temannya Iskandar ke Terget lokasi pencurian, kemudian Doni menunggu di lokasi yan berbeda dan menjemput ketika aksi pencurian telah selesai.Setelah selesai dua orang pelaku langsung pulang kerumah Iskandar di bungo dan membagi hasil curian.

Menut keterangan Kapolres beberapa barang bukti sudah ada yang dijual dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan terhadap pembeli atau penadah barang hasil curian tersebut.

Dengan perbutan tersebut Dua orang pelaku di jerat dengan Pasal 363 ayat ayat (2) KUHpidana Jo pasal 55 ayat (1) atau tindak pidana pertolongan Jahat/ penadahan sebagaimana dimaksud pasal 480 ke -1 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Breaking News, Warga Desa Penapalan Tenggelam di Sungai Batanghari

 



Warga Desa Penapalan tenggelam

TEBO- Nasib nahas menimpa salah satu warga RT 07 dusun 04 desa penapalan, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, mirna wati (26) yang tenggelam di sungai batang hari selasa (23/11).

Kepala Desa Penapalan Saprianto membenarkan adanya warga desa penapalan yang tenggelam di sungai batang hari sekira pukul 17:30 WIB. Sore menjelang magrib.

"Iya benar ada warga saya RT 07 dusun 04 yang tenggelam tadi sore" ujar kepala desa saat dikonfirmasi melalui Telpon Whatsapp.

Kepala desa menjelaskan menurut ke terang dari warga yang menyaksikan korban saat kejadian,  korban sedang mandi di atas Jamban yang jatuh ke dasar sungai batang hari, dikatakan kades korban memiliki riwayat penyakit yang menyebabkan korban jatuh ke dasar sungai.

"Kalau dari informasi korban mempunyai riwayat penyakit ayan jadi kemungkinan yang menyebabkan korban jatuh ke sungai batang hari", terangnya.

Korban merupakan seorang Janda beranak satu.

Hingga saat ini korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh warga setempat.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Rakor Evaluasi Serapan APBD 2021, PAD 70 Persen APBD 83 Persen

 

Bupati Tebo, H.  Sukandar


TEBO- Bupati Tebo H.Sukandar dan Sekda Teguh Arhadi, Bappeda, Bakeuda dan Inspektorat, mengikuti Rapat koordinasi (Rakor) evaluasi penyerapan anggaran daerah tahun 2021, secara virtual dengan Mendagri dan Menkeu di ruang rapat Anggrek, Senin (22/11/2021).

Di katakan Sukandar, rapat dengan Mendagri dan Kemenkeu tadi, evaluasi secara keseluruhan capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021.

"Posisi Kabupaten Tebo bukan termasuk zona merah atau realisasi anggaran rendah, tapi cukup bagus,"ujar Sukandar.

Lanjut Sukandar, setelah evaluasi anggaran perubahan kemarin, realisasi nya meningkat, untuk presentase nya berapa nanti saya pastikan dengan bagian keuangan. 

Kemudian dalam minggu ini juga Gubernur selaku perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat diminta untuk melakukan rapat dengan seluruh kepala daerah tentang serapan dan target anggaran termasuk rencana kerja tahun 2022,"pungkas Sukandar.

Sementara itu kepala badan keuangan daerah (Bakauda)  Nazar Efendi menjelaskan Belanja APBD sudah mencapai 70 persen atau Rp.830 Miliar 
sedangkan serapan untuk Pendapatan daerah 83 persen atau Rp.924 Miliar per Jum'at 19 Desember 2021.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Geruduk Kejaksaan dan Pertanyakan Proyek Swakelola, ini Tanggapan Kajari Tebo

 

Datangi kantor Kejaksaan, sejumlah Ormas pertanyakan proyek Swakelola

TEBO - Sejumlah ormas melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Tebo, Ujuk rasa ini dilakukan untuk mempertanyakan terkait proyek swakelola tambal sulam simpang Jalan Pall12 menuju Jalan 21 unit 1 Rimbo Bujang yang dilakukan pada tahun 2020.

Kejari Tebo Imran Yusuf mengatakan Kejaksaan Negri Tebo sudah melakukan penyelidikan di periode awal tahun 2021 lalu bahwa penyelidikan Tersebut ternyata bersamaan dengan audit BPK jadi penyelidikan terpaksa diberhentikan.

"Ketika dilakukan penyelidikan ternyata kegiatan tambal sulam ini dilakukan pada tahun 2020 yang masih bersamaan dalam audit BPK" jelas Kejari senin (22/11).

Dikatakan Kejari karena masih dalam audit BPK jadi kegiatan penyelidikan diberhentikan karena arahan dari presiden maupun atasan bahwa kegiatan yang masih dalam audit BPK diberikan peluang kepada BPK dan Afif untuk diselesaikan terlebih dahulu.

"Di undang-undang Tentang administrasi pemerintah jikalau ada dugaan-dugaan terjadi sesuatu diberikan kepada BPK dan Afif untuk menyelesaikan terlebih dahulu, kami kejaksaan negri Tebo setelah melakukan penyelidikan sudah menyampaikan hasil penyelidikan kepada Inspektorat apa tindak Lanjut dari pemerintah apa tindak lanjut pemerintah terkait hasil laporan BPK tersebut", ungkap Kejari.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

19 November, 2021

Pasca Jaksa Bebaskan Pencuri TBS, Ini Tanggapan Kapolsek Tebo Tengah

 

Polisi melakukan gelar perkara

TEBO - Pasca Kejaksaan Tebo bebaskan dua orang terduga pelaku penadah TBS kelapa sawit milik PT.Tebo Indah. Ternyata mengundang banyak sorotan dan pertanyaan dikalangan masyarakat Terkait hal tersebut. Akibatnya tak sedikit yang mempertanyakan kinerja penyidik Polsek dalam menjalan fungsi hukumnya hingga berujung pada pembebasan dan penghentian kasus oleh jaksa.

Kepada media Kliktebo net, Kapolsek Tebo Tengah Iptu Dedi Tanto Manurung angkat bicara terkait proses penyidikan di kepolisian. Pihaknya bilang proses penyidikan sudah selesai dan kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Kalau di penyidik kepolisian kita sudah selesai dan kasus ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan" ungkap Kapolsek saat di konfirmasi di ruangan kerjanya Jum'at (19/11).

Awalnya beberapa bulan lalu pihak PT. Tebo indah melaporkan adanya tindakan pencurian buah kelapa sawit yang dilakukan oleh pelaku. Aksi ini kata Kapolsek sudah berulang kali dilakukan.

Berdasarkan laporan tersebut, anggota Polsek Tebo Tengah langsung ke lokasi Tempat pencurian dan di lakukan pengembangan berhasil mengamakan 7 orang pelaku beserta barang bukti.

Berdasarkan keterangan dari polsek kerugian yang dialami korban saat di Di BAP pihak kepolisian disertai nota timbangan dan laporan korban (PT.Tebo Indah) dirupiahkan yaitu Rp 3.634.000 sedangkan beratnya yaitu 1,540.00 Kilo gram.

" berdasarkan penyidik kepolisian kerugian yang dialami korban yaitu sekitar 1,540.00 KG kalau di uang kan sekitar 3 Jutaan rupiah Lebih", ungkapnya.

Dikatakan Kapolsek untuk pelaku sendiri pihaknya mengamankan 7 orang tersangka.

"setelah mendapatkan P21 kasus ini langsung dilimpahkan ke kejaksaan pada 10 November dan proses di Polsek sudah selesai",ujar Kapolsek.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

85 Pejabat Eselon III dan IV Tebo Hari Ini Dilantik

 


85 Pejabat Eselon III dan IV hari ini Jumat (19/11) dilantik

TEBO - Sebanyak 85 eselon III dan IV resmi dilantik oleh Wakil Bupati Tebo, Syahlan Arfan yang didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala BKPSDM, Asisten I, Kepala OPD dan para tamu undangan. Pelantikan ini dilakukan di aula utama perkantoran bupati Jum'at (19/11) berjalan sukses.

Pelantikan ini merupakan perombakan kembali ASN eselon III dan IV. Dari 85 pejabat 38 pejabat eselon III dan 54 eselon IV.

Wakil bupati Tebo Syahlan Arfan usai pelantikan mengatakan, hari ini telah melantik 85 eselon III dan IV.

"Barusan saja kita melantik sebanyak 85 pejabat yaitu 38 eselon III dan 54 lagi dari eselon IV, dari pejabat eselon III yang promosi 10 orang dan 20 orang rotasi", ungkap Syahlan.

Dengan dilantiknya 85 pejabat ini Pemkab berharap kedepannya agar bisa lebih baik lagi kinerjanya, dalam melakukan tugas maupun pelayanan terhadap masyarakat.

" dari laporan yang kami terima dari kepala dinas pejabat yang dilantik ini kinerjanya bagus dan sudah tidak cocok lagi di jabatan yang lama, jadi ada yang di rotasi dan ada yang di promosikan", katanya.

Dikatakannya rotasi dan promosi pejabat ini merupakan salah satunya untuk membantu kinerja pemkab dalam mecapai Visi Misi "Tebo Tuntas".

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Edukasi

Politik

Teknologi