Portal Media Online

News

Peristiwa

Showbiz

LOKASI IKLAN

Foto

Video

19 Mei, 2022

Santer PJ Bupati Tebo Mengerucut ke Aspan, Al-Haris; SK Bakal Kita Serahkan, Senin Pelantikan

 

Gubernur Jambi, Al Haris

TEBO-Gubernur Jambi saat kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Tebo bersama Wakapolda Jambi, dalam rangka penyerahan sertifikat Tanah Polri Mapolres Tebo, menyempatkan jenguk salah satu balita yang mengalami KDRT di RSUD STS Tebo pada kamis (19/05/22).

Saat ditanya Al-haris terkait Penjabat (PJ) Bupati Tebo yang bakal mengantikan Sukandar dirinya belum bisa menyebutkan namanya.

Namun isu yang beredar ditengah masyarakat santer menyebutkan untuk menduduki posisi PJ bupati Tebo yakni Aspan yang juga menjabat sebagai Asisten II Setda Provinsi Jambi.

"Insyallah Jum'at (20/05/22) akan diserahkan  SK Secepatnya, dan Pelantikannya pada senin (23/05/22)," ungkap Al-Haris 

Dikatakannya untuk pengajuannya sendiri terakhir pada (04/04/22) lalu Haris sedikit menggambarkan bahwa yang akan menempati kursi No 1 di Kabupaten Tebo itu yakni masih putra Daerah Kabupaten Tebo sendiri.

"Insyaallah orang asli Kabupaten Tebo," kata Gubernur Al-Haris.

Penulis : Sobirin
Editor :   Ade Sukma

Sukandar Dampingi Al-Haris Bersama Wakapolda Jambi Kunjungi Balita Korban KDRT

 

Hans bocah malang korban pnganiayaan ibu kandung dijenguk Bupati Tebo H.Sukandar, Gubernur Jambi dan Wakapolda

TEBO - Bupati Tebo, H Sukandar dampingi Gubernur Jambi, Al-Haris bersama Wakapolda Jambi Komjen Polisi Yudawan kunjungi balita korban kekerasan rumah tangga (KDRT) di Rumah sakit umum Daerah Sulthan Thaha Saifuddin Tebo (RSUD STS TEBO) kamis (19/05/22).

Saat ini kondisi balita yang mengalami kekerasan tersebut masih dalam perawatan di Rumah sakit umum RSUD STS Tebo saat dikunjungi namun kondisinya sudah mulai membaik.

Gubernur Jambi Al-Haris saat mengunjungi balita tersebut saat diwawancarai mengatakan kunjungannya Ke Tebo selain penyerahan Sertifikat Tanah Mapolres Tebo juga mengunjungi anak balita yang mengalami Kekerasan.

"Kita juga mengunjungi anak yang kena musibah, Kita merasakan bagaimana kalau Itu anak kita, keluarga kita, jadi kita bersama jenguk," ujar Al-Haris.

Sementara itu ayah  Korban mengatakan banyak perhatian dari masyarkat yang datang menjenguk anaknya ada yang memberikan bantuan berupa sembako maupun uang untuk membantu perobatan anaknya.

"Alhamdulillah hari ini anak saya dikunjungi oleh bapak bupati bersama Gubernur dan Wakapolda Jambi," kata Muchlisin, ayah korban.

Dirinya mengatakan Saat ini anak laki-lakinya Hans kondisinya alhamdulillah sudah membaik sudah siuman.

dirinya mengaku belum menjenguk istrinya semenjak kejadian tersebut di Mapolres Tebo, dirinya lebih Fokus kepada perawatan anaknya.

"Intinya anak saya sehat dulu" tutupnya.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

18 Mei, 2022

Usai Aniaya, Pelaku Sempat Kabur Masuk Hutan. Begini Kronologisnya

 

Pelaku ibu kandung balita saat diruang PPA bersama Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega

TEBO - Ibu Kandung balita yang tidak lain pelaku penganiayaan anak kandung sendiri masih diamankan di Unit PPA Polres Tebo. Sejak diamankan pada Selasa (17/5) pukul 17.30 wib masih terlihat shock tidak dapat memberikan keterangan terkait kejadian yang menghebohkan warga Desa Bangun Seranten Kec Muara Tabir.

Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega usai menemui pelaku, menuturkan hingga kini pelaku masih dalam tekanan. Belum bisa memberikan keterangan apapun. "Pelaku masih shock, jadi harus pelan-pelan. Penyidik masih bekerja untuk melengkapi beberapa keterangan dari saksi," ungkap Kapolres meyakini.

Kendati demikian, Kapolres menceritakan kronologis kejadian yang menimpa bocah malang berusia 13 bulan tersebut. Awal kejadian bermula dari tangisan balita saat masih berada di dekapan ibu kandungnya. Saat bersamaan juga ada mertua pelaku tidak lain nenek korban berada berdampingan berusaha menenangkan tangisan balita tersebut. 

"Nenek korban sempat berkata kepada pelaku meminta pelaku untuk mengendong korban. Namun keinginan nenek ditolak pelaku. Hingga akhirnya pelaku beranjak kebelakang sambil membawa kapak dan membawa pergi balita ke dalam kebun," sebut Kapolres.

Mengetahui sang cucu dibawa pelaku keluar rumah menuju kebun, sang nenek berusaha mengikuti kemana pelaku pergi membawa cucunya. Keterbatasan langkah membuat nenek tertinggal,. Saat di lokasi kejadian alangkah terkejutnya nenek melihat pelaku mengayunkan kapak ke tubuh korban yang berada di tanah 

" Pas ayunan ketiga, si nenek berusaha merebut golok dari pelaku dan langsung membuang golok kedalam semak. Saat itulah kata nenek tadi dia melihat pelaku langsung kabur kedalam hutan dan baru di temukan warga sejauh 6 km dari tepat kejadian," urai Orang nomor satu di wilayah hukum polres Tebo ini 

Terpisah Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Rezka Anugras menegaskan saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi di kejadian. Diakui Rezka sampai saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait apa motif pelaku tega menganiaya anak kandungnya sendiri. Pasalnya lanjut Rezka kondisi pelaku juga saat ini masih shock, belum bisa dimintai keterangan apapun." Pelaku ibu korban sekarang masih linglung, jadi masih belum bisa kita mintai keterangan," sebut Kasat 

Saat ini pihaknya masih fokus penanganan korban yang masih dirawat di RSUD Tebo. " Syukur alhamdulilah kondisi korban saya monitor terakhir sudah siuman dan sudah minum susu," kata Kasat.

Untuk mengetahui kondisi pelaku sebenarnya pihak penyidik bakal melakukan pemeriksaan terhadap psikologi pelaku. " Sementara untuk pasal sendiri, penyidik sudah menyiapkan pasal perlindungan anak dengan ancaman maksimal 5 tahun," tutup Rezka.

Redaksi

Bupati Tebo Dampingi Kejati Jambi Resmikan Rumah RJ.

 


TEBO - Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sapta Subrata,  SH didampingi Bupati Tebo Dr. H. Sukandar, S. Kom,  M. Si meresmikan rumah musyawarah Restoratif Justice Kejaksaan Negeri Tebo di halaman Gedung lembaga Adat  Melayu (LAM) Jambi Kab. Tebo, Rabu pagi (18/5).

Kejati Jambi dalam sambutannya, bentuk restoratif justice menggandeng tokoh adat, tokoh agama guna mengakomodir permasalahan2 kecil yang tidak perlu naik sampai ke proses peradilan karena tidak ada juga mamfaatnya. 

Sebagai contoh untuk kasus anak,  pemakai narkoba dan sebagainya bisa digunakan pendektan secara disfersip. Kalau setiap permasalahan selalu di pidana maka tidak ada gunanya juga tapi cukup mudarat, ungkap Kejati Jambi ini. 

Sementara itu Bupati Tebo H. Sukandar menyambut baik dengan adanya rumah restoratif justice. Ini merupakan tantangan baru bagi Lembaga Adat Melayu Tebo dan masyarakat harus tahu bahwa kita sudah memiliki rumah RJ. Sebab tidak semua permasalahan kecil harus lapor Kepolisian dan Kejaksaan katanya. 

Kemudian Pemkab. Tebo  mendukung penuh keberadaan rumah RJ.  Kalau Lembaga Adat membutuhkan sarana dan prasarana untuk itu supaya segera disampaikan sebut Sukandar. 

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti rumah RJ,  pemberian tali asih kepada SAD yang hadir dan Ketua LAM Tebo dan Kecamatan serta peninjauan rumah RJ.

Tampak hadir pada acara tersebut Wabup Syahlan, SH dan istri, anggota DPR dapil Jambi Hj. Saniatul Lativa, SE,MM, Forkompinda, Ketua DPRD mazlan,  Ketua LAM Tebo H. Zaharudin dan undangan lainnya 

Redaksi

17 Mei, 2022

Jeritan Balita di Muara Tabir, Atas Pinggul Robek Dianiaya Ibu Kandung

 

Korban KDRT masih dalam penanganan tim medis RSUD Tebo

TEBO-Seorang Bocah Laki-Laki di Desa Bangun Sranten Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, diduga menjadi Korban Kekerasan dalam rumah Tangga (KDRT). 

Bocah tersebut terpaksa dilarikan kerumah Sakit Umum Daerah (Sulthan Thaha Saifuddin (RSUD STS) Tebo karena mengalami luka sayatan benda tajam pada bagian belakang tubuhnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega Selasa (17/5/2022).

"Benar, saat ini masih dalam proses penyeledikin dan belum diketahui penyebabnya terjadinya peristiwa tersebut, dan Media ini masih berusaha mencari informasi lebih lanjut.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Bupati Hadiri Halal Bihalal Bersama Baznas Tebo

 

Bupati Tebo H.Sukandar hadiri halal bihalal Baznaz Tebo

TEBO - Pemerintah Kabupaten Tebo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tebo menyelenggarakan Kegiatan Halal Bihalal di Ruang Makan VIP Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/05/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tebo Dr. H. Sukandar S. Kom. M. Si. Wakil Bupati Syahlan S.H. Ketua TP PKK Hj. Saniatul Lativa SE MM. Ketua Baznas Provinsi Jambi H. Hasan Basri SH. Unsur Forkopimda, Sekda Teguh Arhadi Ketua Baznas Tebo Amin Zubaidi dan sejumlah pejabat instansi vertikal dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Sukandar mengapresiasi Baznas Tebo yang telah banyak melakukan pembenahan dan perbaikan di berbagai lini. 

Kedepannya beliau berharap Baznas dapat lebih baik lagi. Dengan pengembangan sumber daya yang ada beliau berharap Baznas Tebo dapat bersaing secara kinerja dengan Baznas dari kabupaten lain yang sudah lebih dulu berbenah.

Sementara itu Ketua Baznas Provinsi Jambi Hasan Basri sangat mengapresiasi dengan diterbitkannya Perbup No. 34 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah di Kabupaten Tebo.

"Saya sangat mengapresiasi dengan diterbitkannya Perbup No. 24 Tahun 2022 ini. Dengan adanya perbup ini saya harapkan dapat dijadikan pedoman untuk mendongkrak pengumpulan dana zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Tebo" ujar Hasan Basri.

Dalam kegiatan tersebut Baznas Provinsi Jambi menyerahkan secara simbolis 35 paket sembako dan 3 unit paket bedah rumah senilai 60 juta rupiah kepada masyarakat Kabupaten Tebo yang membutuhkan.

Redaksi 

13 Mei, 2022

Pemkab Tebo Sukses Pertahankan WTP Tujuh Kali Berturut-turut

 

Pemkab Tebo Sukses Pertahankan WTP tujuh kali berturut-turut

TEBO-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo kembali meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang Ke tujuh Kalinya.

Predikat WTP diberikan saat Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo (LKPD) Tahun 2021 oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jambi Rio Tirta Kepada Bupati Tebo Dr. H. Sukandar S. Kom. M. Si. di Kantor BPK Perwakilan Jambi, Kamis (12/05/2022).

Namun saat acara penyerahan Rio Tirta menyampaikan sejumlah catatan yang harus dibenahi oleh Pemkab. 

"Penganugerahan WTP untuk Pemkab Tebo Tahun ini sekaligus yang ketujuh kalinya. Untuk lebih baik lagi ke depannya, kami memberikan sejumlah catatan. Catatan dan rekomendasi ini tentunya menjadi bahan evaluasi oleh Pemkab Tebo ke depannya" ujarnya.

Sementara Bupati Tebo Sukandar mengatakan penghargaan yang diterima sebanyak tujuh kali berturut-turut ini merupakan sebuah prestasi. Dimana hal ini merupakan kerja keras bersama antara eksekutif dan legislatif.

"Saya menghaturkan ribuan terima kasih, tentu ini merupakan sebuah prestasi dan kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif ditambah lagi dengan tim OPD yang mendukung tercapainya predikat WTP yang ketujuh kalinya ini" ungkap Sukandar.

dirinya juga berharap atas apa yang telah dicapai untuk bisa dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang tak terkecuali dengan predikat WTP yang telah dicapai sebanyak tujuh kali dimasa kepemimpinan beliau.

"Untuk kedepannya meskipun saya sudah tidak menjabat lagi sebagai Bupati, saya berharap untuk predikat WTP ini dapat dipertahankan. Rekomendasi yang disampaikan tadi mohon ditindaklanjuti dan diperbaiki" pintanya.

Selanjutnya Sukandar mengatakan sudah menjadi komitmennya dari periode pertama beliau menjabat selalu melakukan perbaikan dari tahun ke tahun. Rekomendasi yang diberikan pada Tahun 2013 diselesaikan di Tahun 2014 begitupun selanjutnya sehingga WTP dapat dipertahankan sebanyak tujuh kali.

Untuk informasi tambahan WTP adalah opini audit tertinggi dari BPK terkait pengelolaan anggaran di kementerian atau lembaga negara. Opini ini diterbitkan jika laporan keuangan dianggap telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik dan bebas dari salah saji material.

Opini atas laporan keuangan disusun dengan mempertimbangkan empat kriteria, yakni kesesuaian laporan keuangan dengan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan), kecukupan pengungkapan sesuai SAP, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah).

Terlihat Hadir dalam acara penyerahan tersebut Ketua DPRD Mazlan dan Sekda Teguh Arhadi, Kepala OPD serta sejumlah Pejabat Struktural dan Fungsional BPK Jambi.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Bupati Tebo Sambut Silaturahmi Danrem 042 Jambi

 

Bupati Tebo, H.Sukandar sambut Kunjungan Danrem

TEBO - Komandan Korem 042/ Garuda Putih Jambi Brigjen TNI Supriono,  S. IP,  MM dalam silaturahminya dengan Pemkab.  Tebo disambut lansung Bupati Tebo Dr. H. Sukandar, S. Kom, M. Si didampingi Wabup Syahlan, SH dan Forkompinda di rumah Dinas Bupati,  Jumat (13/5).

Usai penyambutan,  Rombongan Danrem Brigjen TNI supriono didampingi Bupati Sukandar dan Wabup Syahlan serta Forkompinda ziarah ke makam Pahlawan Sultan Thaha Muara Tebo. 

Pada acara ramah tamah yang dihadiri anggota DPR RI komisi IX hj. Saniatul Lativa,  SE,MM, Sekda Teguh Arhadi dan para Kepala OPD, Bupati Sukandar menyampaikan ucapan selamat datang kepada Danrem 042 Gapu Brigjen Supriono dan rombongan di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung. 

Masih dalam suasana lebaran,  minal aizin walfaizin mohon maaf lahir dan batin,  kata Bupati Sukandar. 

" Berharap silaturahmi dan sinergitas ini dapat terus terjalin guna mendukung kemajuan daerah,  khususnya Kabupaten Tebo", kata Sukandar. 

Kemudian pada kesempatan itu,  Bupati Tebo ini mohon pamit karena lebih kurang 1 minggu lagi akan mengakhiri masa bhaktinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tebo, sebutnya 

Redaksi

12 Mei, 2022

Berantas Lokasi PETI, Pelaku Kabur ke Dalam Kebun Milik PT TMA

 

Rakit penambang ilegal dibakar polisi

TEBO - Meski aktivitas penambangan emas ilegal yang menggunakan mesin Dompeng sudah sering ditindak, namun belum juga memberi efek jera kepada para pelaku. Bahkan para pelaku nekat beraktivitas di lokasi atau area PT. Tebo Multi Agro (TMA).

Hal ini membuat Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega berang dan langsung memerintahkan jajaran Polsek VII Koto melakukan tindakan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Mendapat perintah dari atasan, Kapolsek VII Koto bersama jajaran langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud, tepatnya di Desa Desa Tanjung Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo.

Tiba di lokasi, ternyata benar, ada sejumlah pelaku penambangan emas mengunakan rakit dompeng tengah beraktivitas.

Melihat kedatangan Kapolsek beserta jajaran, para pelaku ini langsung berhamburan melarikan diri meninggalkan rakit dompeng mereka.

Geram melihat itu, Kapolsek bersama jajaran langsung membakar rakit dompeng tersebut. "Ada 4 rakit yang kita musnahkan dengan cara dibakar," kata Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega, Kamis (12/04/2022).

Kapolres menjelaskan, pemusnahan rakit dompeng tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku penambangan emas ilegal. 

"Agar pelaku tidak lagi mengulangi perbuatannya," ujar dia.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

11 Mei, 2022

Hilang Kendali, Bus Berpenumpang Puluhan Mahasiswa UNJA Terbalik di Mangupeh

 

Nahas, bus berpenumpang puluhan mahasiswa Unja yang hendak KKN terbalik di Desa Mangupeh, Rabu (11/5)

TEBO - Kecelakaan tunggal menimpa bus pengangkut mahasiswa Unja. Diduga penyebabnya adalah stir pada bus lepas, mengakibatkan bus hilang kendali. Insiden ini terjadi pada, Rabu (11/5) di Desa Mangupeh, Tengah Ilir. Puluhan mahasiswa Unja yang hendak KKN di Rimbo Bujang mengalami cidera ringan hingga kini masih terlantar.

Bunyamin salah satu orang tua dari salah mahasiswa korban kecelakaan saat dikonfirmasi mengatakan dirinya masih mengkuatirkan anaknya yang kini menjadi korban bus nahas tersebut.

Dia menyebutkan, keadaan putrinya mahasiswa fakultas pertanian unja tidak mengalami luka-luka, hanya saja sang putri mengalami sakit-sakit di bagian badan karena terhimpit oleh rekan-rekan yang tergoncang didalam bus saat terbalik.

Bus tersebut diketahui Bunyamin berangkat dari kampus mendalo UNJA pada jam 10 pagi, dua jam lalu ia ditelepon oleh sang putri memberikan kabar kecelakaan tersebut. Kini sang putri masih disekitar lokasi kejadian.

"Saya masih khawatir keadaan anak saya karena walaupun sudah memberi kabar barusan tidak apa-apa cuma anak saya itu masih cemas trauma, badannya katanya juga sakit karena di himpit oleh temennya," ujar Bunyamin. 

Dia mengaku, masih menunggu kabar dari anaknya kelanjutan apakah putrinya harus melanjutkan perjalanan atau pulang ke Jambi dahulu. 

"Ini belum ada kejelasan anak saya harus kemana, sekarang dia masih menunggu keputusan dari dosen apa yang harus di lakukan, hari sudah sore dak mungkin anak itu harus sampai malam dilokasi kecelakaan itu mana anak itu puluhan orang bukan satu dua orang kalau sampai terlantar," katanya. 

Sementara itu, anaknya Bunyamin saat dikonfirmasi masih mengalami kecemasan sesuai kecelakaan tersebut.

"Kami masih cemas bang sama kawan-kawan ni masih ada yang cemas ini kepala masih pusing karena terhimpit tadi. Ini udah satu jam disini," katanya.

Bunyamin meminta agar pihak UNJA cepat memikirkan mahasiswa yang mengalami kecelakaan tersebut, sebab saat ini kondisi anaknya berada di depan rumah warga dekat lokasi kejadian.

"Harus cepat apa solusinya ini hari sudah sore dak mungkin anak-anak itu sampai malam di situ itu masih ada yang trauma, kalau tidak ada keputusan saya siap jemput anak saya," katanya dengan nada Khawatir.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Begini Pesan Sukandar Kepada 7 Pejabat Eselon II yang Baru Dilantik

 

Di akhir masa jabatan, Bupati Tebo Sukandar Lantik 7 Pejabat eselon II

TEBO - Di akhir masa jabatannya, Bupati Tebo Sukandar resmi melantik 7 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama eselon II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo. Pelantikan dilakukan di ruang pendopo Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Tebo. Pelantikan disaksikan langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tebo Rabu (11/05/22).

Dalam sambutannya, Bupati Tebo Sukandar mengatakan, rotasi yang dilakukan atas kondisi dan situasi yang terjadi saat ini. Sehingga mengharuskan ia bersama bapak Wakil bupati Tebo Syahlan Arfan melakukan pergeseran dan juga pengukuhan.

Ia berpesan, agar JPT Pratama bisa berfikir inovasi dan mampu menerjemahkan keinginan kepala daerah dalam mensukseskan visi dan misi.

Sedangkan untuk yang pensiun dirinya mengatakan ada tiga kekosongan Jabatan Eselon II yakni kepala dinas PTSP dan dua jabatan Staf ahli hal itu dikarenakan untuk lelang Jabatan tidak ada anggaran di akhir Jabatanya sebagai Bupati dan wakil Bupati.

"Untuk mengisi kekosongan tersebut, nanti kita serahkan kepada PJ bupati untuk melakukan seleksi mengisi posisi yang kosong," kata Sukandar.

Adapun JPT yang dilantik dan rotasi yakni ;

1. Jabatan lama Kepala BKPSDM Tebo Haryadi jabatan baru Kepala BKPSDM Tebo

2. Jabatan lama Kadis Damkar dan Penyelamatan Arief Haryoko, jabatan baru Sekwan DPRD Tebo

3. Jabatan lama Kepala Bappelitbangda Tebo Hendrinora, jabatan baru Kadis PU Kabupaten Tebo

4. Jabatan lama Kadis Kominfo Himawan, jabatan baru Kepala Bappelitbangda Tebo

5. Jabatan lama Asisten III Sekda Tebo Drs Erwanto menjadi Kadis Kominfo Tebo

6. Jabatan lama Staf Ahli Bupati Tebo M Isa, jabatan baru Asisten III Sekda Tebo

7. Jabatan lama Sekwan Tebo Zainuddin Abas, jabatan baru Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tebo. 

Penulis: Sobirin
Editor : Ade Sukma

Usai Mangkir Jadi Saksi, Jaksa Lakukan Reschedule Terhadap Haji IS

 

Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Dinar Kripsiaji,SH,MH

TEBO-Kendati sudah dilayangkan pemanggilan sebagai saksi, namun Haji.IS mangkir tanpa ada alasan resmi. Haji.IS yang tidak lain merupakan pelaksana pekerjaan pada proyek peningkatan Jalan Padang Lamo, secepatnya bakal dilakukan pemanggilan ulang oleh penyidik Kejaksaan Negeri Tebo.

Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Dinar Kripsiaji dalam wawancaranya membeberkan, penyidik dalam waktu dekat ini bakal melakukan jadwal pemanggilan ulang kepada Haji.IS. selain pemanggilan Haji IS sebagai saksi, penyidik juga menjadwalkan pemanggilan tersangka sebagai tersangka secepatnya.

"Sabar dulu, kalau tidak Minggu ini mungkin Minggu depan," sebut Dinar meyakini.

Upaya pemanggilan kepada ketiganya ini diharapkan Dinar agar lebih kooperatif. Pasalnya tiga orang tersangka tersebut statusnya juga sebagai saksi. Dimana ketiganya juga menjadi saksi dalam perkara tersangka lain. 

"Jadi ada mekanismenya dalam pemanggilan sebagai saksi dan tersangka. Jika pemanggilan sebagai tersangka yang bersangkutan tidak hadir barulah kita lakukan upaya paksa. Jadi kita serahkan kepada penyidik, mereka (penyidik;red) yang tahu momentum yang bakal diambil," terang Dinar lagi.

Lebih lanjut Dinar juga mengatakan, jika sebulan sebelum Haji IS ditetapkan jadi tersangka Haji IS pernah datang memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi. Sementara itu untuk pemanggilan tersangka Haji IS sebagai tersangka kata Dinar memang belum dilakukan pemanggilan. 

Disinggung kenapa ketiga tersangka tersebut belum dilakukan upaya penahanan, Dinar bilang alasan upaya penahanan itu ada subjektif dan objektif. Pihaknya berkeyakinan jika ketiga tersangka tidak bakal menimbulkan kekuatiran untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

"sampai saat ini kan belum ada ke Khawatiran tersangka untuk melarikan diri dan mengulangi perbuatannya atau menghilangkan barang bukti, itu menjadi alasan kita belum melakukan penahanan," katanya.

Untuk diketahui Penyidik Kejaksaan Negeri Tebo pada 14 April 2022 lalu telah menetapkan tiga tersangka pada proyek peningkatan jalan pada lamo tahun anggaran 2019 lalu. Ketiganya yakni TS sebagai PPTK atau Kabid Bina Marga DPUPR Provinsi Jambi, SU selaku direktur PT. Nai Adihpati Anom, H. IS selaku pelaksana pekerjaan. 

Penetapan ketiga tersangka setelah Kepala Kejari Tebo bersama Jaksa di Kejari Tebo melakukan ekspos terhadap Kasus tersebut.

Penulis : Sobirin
Editor : Ade Sukma

Edukasi

Politik

Teknologi