Portal Media Online

News

Peristiwa

Showbiz

Iklan


 

Foto

Video

22 Juli, 2021

ACT Gandeng JOIN Tebo, Salurkan Daging Kurban di Ponpes Darul Hikam Rimbo Ulu

Penyerahan hewan kurban kepada pimpinan Ponpes Darul Hikam Rimbo Ulu

TEBO - Lembaga Sosial dan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kabupaten Bungo menggandeng Dewan Pimpinan Daerah Jurnalis Online Indonesia (DPD JOIN) Kabupaten Tebo,  dalam aksi sosial menyerahkan satu ekor sapi kurban ke Pondok Pesantren Darul Hikam, di jalan Teratai Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo. Kamis (22/07).

Penyerahan sapi kurban ini dihadiri oleh yang mewakili Bupati Tebo Kabag Kesra Naksabandi, Kepala Cabang ACT Muara Bungo Ilham Reza Pahlevi, DPD JOIN Tebo, Ketua MUI Tebo, Dewan Guru dan Santriwan Santriwati Ponpes Darul Hikam, serta undangan lainnya.

Kepala Cabang ACT Muara Bungo Ilham Reza Pahlevi dalam sambutannya mengatakan, pihaknya pada Idul Adha 1442 H sudah memgimplimentasikan penyaluran sejumlah sapi kurban yaitu di Kabupaten Bungo, Sarolangun dan Kerinci. Hari ini di Tebo diserahkan satu ekor sapi kurban di Ponpes Darul Hikam.

“Semoga daging sapi kurban yang kami serahkan ini dapat menjadi amal barokah, dan bermanfaat kepada yang menerimanya. Amin Allahumma Amin. “ungkap Ilham Reza Pahlevi.

Ketua MUI Kabupaten Tebo yang juga Pengasuh Ponpes Darul Hikam KH Rifa’i Ahmad sangat berterima kasih kepada ACT Bungo yang bersinergi dengan DPD JOIN Tebo, yang sudah menyerahkan satu ekor sapi untuk hewan qurban di Ponpes Darul Hikam ini.

“Insya Allah daging kurban ini, akan kita salurkan kepada dewan guru, maupun kepada santriwan-santriwati Ponpes Darul Hikam. Semoga aksi ini membawa barokah kepada yang memberi dan yang menerimanya,” kata Ketua MUI Tebo KH Rifa’i Ahmad.

Bupati Tebo diwakili Kabag Kesra Naksabandi menuturkan, atas nama Pemkab Tebo mengucapkan terima kasih kepada ACT Cabang Bungo bersama JOIN Tebo sudah bersinergi dan menyalurkan daging kurban di Kabupaten Tebo.

“Semoga teman-teman dari ACT Bungo dan JOIN Tebo diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugasnya, harapan kedepan ACT Bungo bisa meningkatkan lagi dalam menyalurkan daging kurban di Kabupaten Tebo,” harap Kabag Kesra Naksabandi.

Penasihat DPD JOIN Kabupaten Tebo Amir Said menyebutkan, Jurnalis Online Indonesia Tebo sangat senang dan menyambut positif yang sudah bergandengan tangan dengan ACT Cabang Bungo dalam menggelar aksi solidaritas sosial kemanusiaan.

“Semoga aksi solidaritas kemanusiaan ini di Idul Adha dan ditengah pandemi yang belum berakhir ini, semua pihak yang terlibat mendapat keberkahan dari Allah Swt,” pungkasnya. (JOIN Tebo).

08 Juli, 2021

Diskusi Virtual, Jadikan Jambi sebagai Pusat Perhutanan Sosial

Diskusi Virtual, Kamis (8//7) Bertajuk Jambi Sebagai Pusat Pperhutanan Dosial


JAMBI-Provinsi Jambi memiliki hampir 334 ribu hektare lahan areal perhutanan sosial dari total 13.911.867 areal perhutanan sosial di Indonesia. Hal itu membuat Jambi memiliki potensi besar untuk menjadi yang terdepan dalam mengaplikasikan skema perhutanan sosial itu. 

Skema perhutanan sosial merupakan langkah yang dilakukan untuk menghindari konflik di sekitar wilayah hutan. Program Pemerintah ini juga dinilai mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar area hutan. 

Di Jambi sendiri, beberapa perusahan perkebunan mengaplikasikan skema ini. Diantaranya ada PT Lestari Asri Jaya dan PT Wanamukti Wisesa yang berada di bawah induk perusahaan, PT Royal Lestari Utama. 

Dalam diskusi bertajuk "Jambi sebagai Pusat Perhutanan Sosial di Indonesia" yang digelar secara daring, Kamis (8/7), dibahas oleh beberapa narasumber. 

Tiga narasumber memaparkan konsep terkait perhutanan sosial yang diterapkan di Jambi. Narasumber yang dihadirkan yakni, Kabid Penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat dan Hutan Adat (PPMHA) Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Gushendra, mewakil kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Director of Corporate Affairs, Sustainability and HR of PT Royal Lestari Utama, Yasmine Sagita, dan Ketua Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Dr. Forst Bambang Irawan, SP, MSc, IPU.

Gushendra memaparkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kehutanan, perhutanan sosial adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat yang dilakukan oleh masyarakat setempat atau masayarakat hukum adat sebagai pelaku utama. 

Dalam hal ini tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya dalam bentuk hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, hutan adat, dan kemitraan kehutanan.

Diharapkan, kata Gushendra, semangat perhutanan sosial memunculkan keadilan sosial dan menciptakan lapangan pekerjaan. Serta meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan.

“Hutan harus mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan,” kata Gushendra, Kamis (8/7) dalam kegiatan focus group discussion yang diikuti oleh 25 orang wartawan di Jambi secara daring.

Dalam skema perhutanan sosial ini, kata Gushendra, di dalam kawasan konservasi pengelola atau pemegang izin di kawasan konservasi wajib melaksanakan kerjasama kemitraan dengan mitra konservasi dalam rangka pelaksanaan perhutanan sosial di kawasan konservasi. Hal ini sudah diatur dalam peraturan Dirjen KSDAE.

Sementara itu, Director of Corporate Affairs, Sustainability and HR of PT Royal Lestari Utama, Yasmine Sagita, menyatakan pihak RLU sudah melakukan banyak bentuk kemitraan dengan para petani di sekitar area operasional RLU, tepatnya di Kabupaten Tebo. Kemitraan kehutanan yang sudah dilakukan setidaknya sudah melibatkan 152 orang petani dari 9 kelompok tani hutan (KTH). 

Kemitraan itu, papar Yasmine, sudah meliputi area seluas 605 hektare. Bahkan 2 dari 9 KTH telah menerima Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup tentang Pengakuan dan  Perlindungan Kemitraan Kehutanan (SK Kulin KK) dari Kementerian Kehutanan. “Sementara 7 KTH lainnya sudah menandatangani naskah kesepakatan kerjasama (NKK),” kata Yasmine.

Rata-rata, lanjut Yasmine, produksi karet dari KTH mencapai 595 kilogram per bulan per petani. Hasil karet petani yang diserap perusahaan dari periode Januari hingga Mei  2021 mencapai 93.920 kilogram.

Selain pola kerjasama kehutanan tersebut, PT RLU melalui PT LAJ dan PT WW juga melaksanakan program pembinaan terhadap petani lokal. Seperti mentoring budidaya karet produktif, akses pasar, mentoring pertanian terpadu serta kerjasama dengan koperasi karyawan.
Sementara itu Kaprodi Kehutanan Faperta Unja, Dr Forst. Bambang Irawan, S.P., M.Sc., I.P.U., mengatakan bahwa penghargaan harus diberikan kepada perusahaan yang bisa mengaplikasikan konsep perhutanan sosial di kawasan kerjanya. “Saya melihat PT RLU sudah melakukannya. Ini patut diapresiasi tinggi. Bahkan bisa dijadikan contoh buat perusahaan-perusahaan lain di Jambi atau di Indonesia lainnya,”jelasnya. 
Sebab, potensi hutan dan masyarakat sekitar hutan sangat besar. Baik itu secara ekonomis maupun pemberdayaan masyarakat. “Dengan luasan hutan di Jambi yang sangat luas, pemberdayaan ekonomi dan masyarakat dengan konsep perhutanan sosial akan sangat membantu peningkatan PDB (pendapatan domestik bruto) buat daerah,”tandasnya. 
Keuntungan ekologis juga bisa didapat dengan memberdayakan masyarakat dengan konsep perhutanan sosial ini. “Kita harus sadar bahwa hutan sekarang adalah aset terbesar negara. Harus kita jaga dan berdayakan dengan bijak,”pungkasnya. (red)

01 Juli, 2021

36 Miliar Mengalir ke Tebo Bangun Poliklinik

 

Bupati Tebo, Sukandar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan poliklinik

TEBO - Pemkab Tebo tahun 2021 ini mendapat kucuran dana dari pusat senilai Rp 36 miliar untuk pembangunan Poliklinik. Hal ini disampaikan  Bupati Tebo Sukandar usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Poliklinik RSUD Tebo, Rabu (30/6) lalu.

Peletakan batu pertama itu, juga dihadiri oleh Kajari Tebo Imran Yusuf, Direktur RSUD STS Tebo dr Oktavienni, Kepala Cabang BTN Tebo, dan perwakilan TNI/Polri,

Bupati Tebo Sukandar bersyukur, karena Kabupaten Tebo tidak begitu terdampak dari adanya refocusing anggaran dari pemerintah pusat. Akibatnya pembangunan gedung tiga lantai itu dapat terwujud.

"Kita beruntung, karena tidak seperti kabupaten kota lainnya. Banyak yang kena dampak refocusing hanya Tebo yang selamat,

Sukandar berharap, gedung tersebut nantinya dapat bermanfaat untuk masyarakat dan dapat memberikan layanan yang terbaik.

"Saya yakin sekali masyarakat Tebo sudah sangat berhadap layanan terbaik dari rumah sakit kebanggaan kita ini. Maka dari itu, saya mohon kepada seluruhnya agar kedepan memberikan yang terbaik,

Direktur RSUD STS Tebo, dr Oktavienni menuturkan, jika gedung ini selesai nantinya, dapat menjadi layanan rumah sakit semakin baik. Karena pasien akan menjadi leluasa dan jumlah kamar bertambah.

, kita sudah menyampaikan ke masyarakat bahwa mohon maaf akan terganggu karena adanya pembangunan, dan bersabar," pungkasnya. (lalu)

25 Juni, 2021

Sambut HUT Bhayangkara ke 75, Polres Tebo Gelar Baksos

 

Polres Tebo Gelar Bakti Sosial dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 75

TEBO  - Polres Tebo laksanakan kegiatan bakti sosial yang penuh berkah pada Jumat (25/6/21) dalam rangka Hari Bhayangkara ke – 75 tahun 2021 yang jatuh pada 1 Juli 2021, dengan tema Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penangnan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Apel pagi dilaksanakan di Lapangan Hitam Mapolres Tebo, apel dipimpin langsung Kapolres Tebo AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K serta komandan Apel oleh Kbo Sat Lantas Polres Tebo Ipda Zahari, dalam apel juga hadir Waka Polres Kompol Yuda Lasmana, S.I.K, Para Kabag, Para Kasat, dan para Perwira Polres Tebo serta seluruh jajaran Polres Tebo terlibat dalam Apel.

Dalam sambutannya Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini dilakukan setiap tahunnya untuk memperingati hari Bhayangkara ke 75 tahun 2021, juga bakti sosial ini dapat meringankan beban masyarakat yang perekonomiannya terganggu disaat pandemi saat ini.

“Sasaran bakti sosial ini kita berikan kepada masyarakat, semoga saja dapat membantu ekonomi masyarakat yang ekonominya terganggu pada masa pandemi covid-19 saat ini, kegiatan bakti sosial selalu dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke – 75 tahun 2021” dalam sambutannya.

Giat Bakti sosial ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, usai melaksanakan apel logistic sembako pun diberangkatkan dari Mapolres tebo secara serentak untuk segera di distribusikan pada masyarakat.(red)

24 Juni, 2021

Sukandar Beri Materi Latsar Kepemimpinan di SMAN 3 Tebo

 

Bupati Tebo H.Sukandar saat berikan Latsar Kepemimpinan di SMAN 3 Tebo


TEBO – Ditengah padatnya rutinitasnya selaku Bupati Tebo dan Kapolres Tebo, Dr.sukandar .S. kom,Msi bersama AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K masih menyempatkan diri untuk berbagi ilmu dan pengalaman sebagai seorang pemimpin kepada siswa dan siswi SMAN 3 Tebo, di kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), Kamis (24/06/2021).

Acara yang bertemakan "Membangun Kepribadian Kepemimpinan Yang Berkualitas Akademis Serta Memahami Fungsi dan Peran Dalam Kehidupan Berorganisasi" diinisiasi oleh OSIS SMAN 3 Tebo dan guru di sekolah tersebut.

“Selain ingin berbagi pengalaman, saya hadir disini untuk menghargai undangan adik-adik OSIS," kata Sukandar sebelum memaparkan materi Latihan Dasar Kepemimpinan.

Bupati tampil dengan nuansa sederhana dengan mengenakan baju batik. Dia memaparkan dasar-dasar kepemimpinan di depan kurang lebih 50 siswa dan siswi yang hadir di aula SMAN 3 Tebo.

Dalam teori kepemimpinan, orang nomor satu di Kabupaten Tebo ini mengatakan seorang pemimpin itu harus mempunyai mimpi yang harus diraih. Pemimpin itu juga harus bisa memanfaatkan sumber daya manusia yang ada disekitar.

"Seorang pemimpin pasti mempunyai visi misi yang menjadi target seorang pemimpin," katanya.

Dikesempatan ini, Bupati bercerita tentang perjalanan karier hingga menjadi pemimpin di Kabupaten Tebo. Awal pemaparan, dia mengatakan bahwa dirinya berasal dari keluarga biasa. Lahir di pulau Jawa dan kemudian hijrah ke Kabupaten Tebo.

Di Jawa, dia mengenyam pendidikan hingga kelas dua sekolah dasar, lalu mengikuti keluarga hijrah ke Kabupaten Tebo. "Pertama ke Tebo, saya dan keluarga tinggal di Teluk Kuali, Kecamatan Tebo Ulu. Di sana saya kembali sekolah dari awal di kelas satu. Jadi waktu itu satu kelas cuma saya yang bisa menulis dan membaca," ungkap suami anggota DPR RI ini.

Selanjutnya kata Sukandar, keluarga besarnya hijrah ke Rimbo Bujang. Di Rimbo Bujang mereka berjualan sate. "Jadi saya ini adalah anak penjual sate. Karena punya mimpi menjadi pemimpin, Alhamdulillah mimpi saya terwujud. Selama 5 tahun sebagai Wakil Bupati dan 10 tahun sebagai bupati," katanya.

Sebelum menjadi pemimpin (bupati), dia sempat mengadu nasib di Jakarta. Ketertarikan dia tentang Jakarta telah muncul sejak dari kecil. Waktu itu dia sering melihat suasana Jakarta dengan gedung-gedung yang menjulang tinggi.

"Saya sering menumpang nonton TV di rumah tetangga. Setiap acara acara tentang Jakarta, saya salu berharap bisa hidup dan tinggal di sana. Makanya setelah selesai kuliah di Padang, saya langsung merantau ke Jakarta," ujarnya.

Di Jakarta, Sukandar bekerja di salah satu perusahaan swasta. Di perusahaan itu dia sempat menjabat sebagai Manajer HRD yang mengatur 5.000 karyawan labih.

Di puncak karirnya, Sukandar kembali ke Tebo untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Tebo," Lima tahun saya menjabat sebagai wakil Bupati Tebo. Maklum, sebagai Wakil Bupati tentu memiliki keterbatasan peran, jadi tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk Tebo," kata dia.

Tahun 2011, lanjut Sukandar, dia mencalonkan diri sebagai Bupati Tebo. Banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi selama pencalonan itu. Karena keinginan yang kuat untuk mewujudkan mimpinya selama ini, akhirnya dia berhasil menjabat sebagai Bupati Tebo dua periode.

"Selama menjabat pun tetap banyak rintangan. Mulai dari difitnah, dibully dimusuhi dan lainnya. Tapi semua itu tidak saya gubris, saya hanya fokus pada tujuan saya jadi Bupati atau pemimpin. Alhamdulillah sampai sekarang aman-aman saja," kata dia.

"Jadi pemimpin itu harus punya mimpi yang harus diwujudkan. Apapun masalahnya jangan digubris," katanya lagi.

Di kesempatan ini, Sukandar memberikan semangat kepada para siswa dan siswi bahwa anak muda saat sekarang tidak boleh di pandang sebelah mata, terbukti sudah banyak pemuda yang masih tergolong masih muda tapi sudah mampu menjadi pemimpin

“Saya sangat mengharap kepada adik-adik semua, jaga masa mudanya, jangan habiskan masa muda kita dengan sia-sia atau santai, tetapi bagaimana kita bisa mengisi masa muda kita dengan hal-hal yang lebih produktif lagi. Mudah-mudahan nantinya dari adik-adik ada yang jadi polisi, TNI, pengusaha atau menjadi bupati mengantikan saya,” pesan dia.

Usai Bupati, materi Latihan Dasar Kepemimpinan dilanjutkan oleh Kapolres Tebo, AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K. Kapolres juga membagi pengalaman dan ilmu kepala siswa dan siswi yang hadir agar termotivasi menjadi pemimpin yang berhasil.

Dikatakan dia, untuk mencapai keberhasilan itu kuncinya adalah disiplin, yakni taat dan patuh terhadap aturan dan tanggung jawabnya," Disiplin dan kemauan yang kuat adalah kunci keberhasilan seorang pemimpin," tegas Kapolres.

Pantauan media ini tidak banyak materi yang disampaikan oleh Kapolres pada Latihan Dasar Kepemimpinan ini. Dia lebih fokus berinteraksi dengan peserta yang dikemas dalam tanya jawab. Tampak suasana santai namun tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama Bupati, Kapolres, seluruh panitia dan peserta.

Wakil Kesiswaan SMAN 3 Tebo, Sri Andayani, S.Pd mengatakan, Latihan Dasar Kepemimpinan ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di SMAN 3 Tebo. Dengan kegiatan ini, dia berharap bisa bermanfaat bagi seluruh siswa dan siswi," mudah-mudahan ini benar-benar menjadi bekal bagi siswa dan siswi kami untuk meraih sukses," katanya.(red)

21 Juni, 2021

7 Fraksi DPRD Tebo Setujui LKPJ Bupati APBD 2020

Waka I DPRD Tebo Aivandri menerima LKPJ Bupati Tebo APBD 2020

TEBO-DPRD Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, gelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir Fraksi-Fraksi terhadap nota pengantar Ranperda, tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun 2020, Senin (21/6).

Paripurna tersebut di pimpin oleh Ketua DPRD Tebo, Mazlan,S.Kom, melalui Wakil Ketua I Aivandri, AB di dampingi Wakil Ketua II Syamsu Rizal,SE, M.Si, di hadiri seluruh anggota dewan dan Sekretaris dewan (Sekwan) Zainuddin Abbas.

Hadir Bupati Tebo, H.Sukandar, bersama Wakil Bupati (Wabup) Syahlan, Sekda Teguh Arhadi, para Staf ahli dan Asisten Setda Tebo, di ikuti Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, Forum komunikasi pimpin daerah (Forkopimda), instansi vertikal serta undangan lainnya.

" Penyampaian pendapat akhir Fraksi-Fraksi DPR tersebut di bacakan oleh Wakil Ketua II DPRD Tebo, Syamsu Rizal. Dengan demikian nota pengantar Ranperda, tentang LKPJ pelaksanaan APBD Tahun 2020, di setujui oleh seluruh Fraksi yang ada di DPR namun dengan sejumlah catatan.(red)

16 Juni, 2021

Armansyah Siregar Pindah Tugas, Kantor PN Tebo Gelar Perpisahan

 

Kepala Pengadilan Negeri Tebo, Armansyah Siregar SH.MH pindah tugas

 
TEBO-Kantor Pengadilan Negeri Tebo, Rabu (16/6) menggelar acara perpisahan dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tebo Armansyah Siregar, SH.MH berserta istri.

Acara perpisahan yang digelar internal keluarga besar Pengadilan Negeri Tebo dikemas sederhana, hangat dan penuh keakraban.

Kepala Pengadilan Negeri Tebo Armansyah Siregar didampingi istri dalam sambutannya, memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada keluarga besar Kantor Pengadilan Negeri Tebo yang telah menggelar acara perpisahan ini.  

"Saya pribadi beserta istri mengucapkan apresiasi dan penghargaan, karena keluarga besar Pengadilan Negeri Tebo sudah meluangkan waktu yang indah ini dengan menggelar acara perpisahan yang sederhana, hangat dan penuh keakraban. Ada pertemuan tentu ada perpisahan, yang terpenting tali silaturahmi diantara kita harus terus di jaga. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," ucap Armansyah berkaca-kaca 

Armansyah Siregar akan menempati pos baru di Kantor PN Palalawan Pekanbaru Riau. Selain Kepala PN Tebo, Panitera PN Tebo Ridwan, Panmud Pidana PN Tebo, Rosnaidi juga turut pindah tugas juga.

Usai serangkaian kata perpisahan dari Armansyah Siregar, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cindera mata dari seluruh pegawai keluarga besar PN Tebo. (red)

Triwulan Serapan Rendah, Fisik 90 Persen Uang Muka sudah Dibayar

 

Kepala Bakeuda Tebo, Nazar Efendi

TEBO- Akhir triwulan ke dua tahun anggaran 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, baru menghabiskan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) sebesar 31,9 persen dari 100 persentase anggaran. Bahkan untuk kegiatan fisik hampir seluruhnya rampung, dengan persentase pembayaran uang muka sudah 90 Persen. 

Kendati demikian, laju serapan APBD Tebo tahun anggaran 2021 hingga Juni 2021 ini masih melambat dan sebatas hal yang wajar. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bakeuda Tebo, Nazar Efendi saat disambangi media ini kemarin (15/6).

Nazar Effendi mengatakan, dari jumlah serapan anggaran tersebut berupa kewajiban pemerintah daerah berupa gaji pegawai dan lainya telah dibayarkan.

"Untuk kewajiban tersebut sudah dibayarkan, karena itu memang yang pertama", katanya.

lanjutnya, dari serapan anggaran yang dilakukan. Pembiayaan pembangunan juga sudah dibayar.

Dikatakan oleh Nazar, 90 persen pengerjaan fisik yang dikerjakan Pemkab Tebo telah dibayar Uang muka pekerjaan.

Meskipun belum sampai setengah dari APBD terserap, Nazar meyakini, sampai akhir penggunaan anggaran bakal terserap 100 persen.

"Ya nanti pasti capaian akan sesuai dengan target", pungkasnya. (red)

15 Juni, 2021

Hearing Komisi Satu Bersama Camat Sekabupaten Tebo

 

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I dengan Camat se Kabupaten Tebo

TEBO - Bersama seluruh Camat, Se Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, menggelar Hearing Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan  Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tebo, dalam rangka menindak lanjuti Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Nota Keuangan Tahun APBD Tebo 2020  yang disampaikan Bupati Tebo, 31 Mei yang lalu.

RDP Komisi I bersama Camat dan Dewan tersebut di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Aivandri,AB di hadiri oleh Ketua dan anggota Komisi I, Senin (14/6/2021).

Wakil Ketua DPRD Aivandri kepada wartawan mengatakan, dalam Hearing ini adalah untuk meminta laporan kepada seluruh Camat mengenai serapan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) di setiap Kecamatan.

" Di jelaskan Aivandri, bahwa dalam pelaksanaannya, terdapat laporan dan masukan terkait Anggaran Dana Desa (ADD) di setiap desa tentang pengelolaan Badan usaha milik desa (Bumdes) yang berdasarkan laporan masing-masing Kecamatan, rata-rata serapan nya baru mencapai 40 persen.

Sementara itu Ketua DPRD Tebo Mazlan S.Kom, kepada awak media di ruang kerjanya menuturkan, bahwa Hearing bersama Komisi-Komisi tersebut yang di laksanakan pasca rapat Paripurna penyampaian nota keuangan LKPJ Bupati TA 2020 akan berakhir pada Rabu (16/6/2021).

Sesuai rapat Banmus, jadwal Hearing di lakukan selama dua Minggu yang selanjutnya akan di Paripurna kembali pada Senin (21/6/2021) mendatang, "ungkap Mazlan. (red)

04 Juni, 2021

Polres Tebo Siapkan Layanan SPKT Bagi Masyarakat Tebo

 

Layanan SPKT Satu Atap di Mapolres Tebo


TEBO - SPKT Polres Tebo melaksanakan pelayanan prima dengan sepenuh hati bagi masyarakat. Dalam mewujudkan hal tersebut, SPKT Polres Tebo melakukan banyak peningkatan, Jumat ( 4/5/21).

Peningkatan yang dilakukan SPKT Polres Tebo ini sudah disesuaikan dengan Standart Operasional Pelayanan yang ditetapkan. 

Hal - hal yang menjadi fokus utama dalam peningkatan kualitas diantaranya kualitas pelayanan, Tertib Administrasi, Sarana dan Prasarana SPKT Polres Tebo, Sistem pelayanan berbasis Informasi Teknologi dan Kualitas serta problem memecahkan persoalan dalam memberikan pelayanan.

Kapolres Tebo AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K melalui Kasat SPKT Polres Tebo Iptu M. Safe'i menuturkan bahwa saat ini spkt tebo terus melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

"Terutama sarana, kita sesuaikan dengan standar Operasional pelayanan, baik ruang menyusui dan SOP pelayanan bagi disabilitas,"ujar Kasat SPKT.

Selain itu, saat ini SPKT sudah melayani sistem satu atap. Dimana baik dalam pembuatan laporan Polisi, pembuatan SIM dan SKCK berada di satu tempat.

"Kita akan terus melakukan perubahan yang lebih baik, dan akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Dan kita juga sudah dilengkapi Call Cebnter 110 pelayanan prima Kepolisian selama 24 jam,"tegas Kasat SPKT.(red)

31 Mei, 2021

DPRD Tebo Gelar Paripurna Ranperda LKPJ Bupati 2020

 

Ketua DPRD Tebo Mazlan menerima LKPJ Bupati Tebo 2020


TEBO-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo gelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Tebo tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pelaksanaan APBD Kabupaten Tebo tahun anggaran 2020. 

Rapat paripurna itu dilaksanakan di Ruang Aula DPRD Kabupaten Tebo pada Senin (31/05/2021). Dibuka secara langsung oleh Ketua DPRD Tebo Mazlan dengan didampingi Wakil Ketua I Aivandri AB dan Wakil Ketua II Syamsu Rizal. 
 
Ketua DPRD Tebo Mazlan mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan atas kedatangannya pada masa persidangan kedua di tahun 2021 ini. 

Lanjutnya, penyampaian laporan penyelenggaraan pemerintah daerah kepada anggota dewan dan masyarakat telah diamanahkan pada UU nomor 32 tahun 2004 sebagaimana diubah dengan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. 

"Dengan mengucapkan bismillah hirrohman nirrohim, rapat paripurna ini, saya nyatakan resmi dibuka," ucapnya. 

DPRD Tebo Gelar Paripurna Penyampaian Pengantar LKPJ Bupati Tebo 2020


Bupati Tebo Sukandar mengatakan, untuk laporan LKPJ dalam pengelolaan keuangan daerah paling lambat 6 bulan dan wajib menyampaikan kepada Dewan Perwakilan Daerah. Pada hakikatnya merupakan perwujudan kewajiban Bupati Tebo kepada DPRD atas pelaksanaan tahun anggaran 2020. 

"Ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai keuangan daerah dan meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah,” katanya. 

Sukandar menyebutkan bahwa pelaksanaan dan penyusunan anggaran tentang keuangan daerah secara akuntabel serta transparansi  di tahun 2020, telah menggunakan sistem online. Kabupaten Tebo mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. 

“Terima kasih atas kerja samanya atas predikat WTP yang telah kita raih keenam kalinya. Penghargaan ini terwujud atas kerjasama organisasi perangkat daerah dan semua pihak. Semoga kedepannya bisa mempertahankan hal tersebut secara terus menerus,” ujarnya. 

Sementara itu Ketua DPRD Tebo Mazlan dalam menutup rapat menyampaikan, akan dilaksanakan rapat paripurna DPRD dalam rangka mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD. 

"Kita agendakan pada Senin, 21 Juni 2021 nanti," ungkapnya.
 
Untuk diketahui Rapat Paripurna, dihadiri para anggota DPRD, Bupati Tebo Dr. Sukandar, Wakil Bupati Syahlan, hadir juga Sekda Tebo, para kepala OPD, staf ahli, asisten, para unsur-unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya. (red)

28 Mei, 2021

Begini Fakta dan Alasan Kenapa Iday Bebas

Sidang putusan Syamsu Rizal digelar Jumat (28/5) di PN Tebo 

TEBO-Terdakwa terduga kasus perusakan hutan, Syamsu Rizal divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tebo, Provinsi Jambi, Jumat (28/05).

Wakil Ketua DPRD Tebo ini dibebaskan karena tidak terbukti secara syah melakukan perbuatan yang disangkakan kepadanya.

"Kami memberikan putusan bebas kepada terdakwa karena tuntutan JPU tidak terbukti. Jika ada yang keberatan atas putusan ini silahkan melakukan upaya hukum lain," kata Ketua Hakim, Armansyah Siregar yang langsung mengetok palu hakim saat memimpin sidang di ruang sidang Pengadilan Negeri Tebo. 

Tidak hanya dibebaskan, majelis hakim juga memutuskan agar barang bukti yang disita dari tersangka harus dikembalikan kepada yang bersangkutan. "Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar," teriak Iday sapaan Syamsu Rizal usai mendengar vonis majelis hakim. 

Iday berkata, dari awal dia meyakini jika dirinya tidak bersalah, dan hari ini kebenaran telah diungkapkan oleh fakta-fakta persidangan. "Dari sidang pertama sampai sidang kesebelas, tidak ditemukan fakta-fakta yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum kepada saya. Lahan bukan milik saya, yang menyuruh menebang bukan saya. Dan saya tidak punya kepentingan terhadap lahan tersebut," kata dia. 

Atas kasus ini, Iday menduga ada segelintir orang yang melakukan konspirasi baik internal maupun eksternal. Tujuannya kata dia, ingan memberhentikan dia sebagai anggota DPRD Tebo. "Karena selama ini saya adalah anggota DPRD yang kritis, dan saya menyadari itu adalah konsekuensi politik," ujarnya.

Kembali dikatakan Iday, dia sudah menyiapkan surat pernyataan akan berhenti sebagai anggota DPRD dan berhenti sebagai kader demokrat. Surat tersebut akan ditandatanganinya jika majelis hakim menyatakan dia bersalah, "Ini suratnya. Jika tadi saya dinyatakan bersalah, hari ini juga surat pernyataan ini saya tandatangani. Ini sebagai wujud komitmen saya untuk menjaga marwah pantai demokrat yang saya besarkan di Kabupaten Tebo ini," katanya sambil menunjukan surat pernyataan.

Atas perkara yang menimpa dirinya ini, Iday mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah mengawal proses dari awal sampai akhir, dan juga telah menyajikan pemberitaan yang benar dan berimbang. "Ini sebagai edukasi hukum bagi masyarakat secara umum. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada ribuan masyarakat yang telah mendoakan saya agar saya terlepas dari perbuatan orang-orang yang zalim. Yang jelas, pada akhirnya kebenaran akan menemukan jalannya sendiri," ujarnya. 

Terpisah, Kajari Tebo, Imran Yusuf mengatakan, pihaknya akan mempelajari keputusan majelis hakim dan akan melakukan upaya hukum. "Kita akan melakukan kasasi ke Mahkamah Agung terkait pertimbangan dan keputusan majelis hakim tersebut," kata Kajari. 

Kajari berkata, pihaknya secara objektif harus menyampaikan kepada masyarakat bahwa proses penegakan hukum terhadap perkara ini kami tangani secara objektif dan proporsional. 

Apapun yang diucapkan oleh majelis hakim dalam keputusannya, pihaknya tidak akan berdebat diluar ranah upaya hukum. Hanya saja kata dia, ada prihal yang harus diluruskan pada perkara ini. 

"Kami hanya menyayangkan bahwa persidangan perkara pidana pembuktiannya adalah kebenaran materil. Kebenaran formil bukan hal yang paling mendasar tapi kebenaran materil. Dan di persidangan kebenaran materil sudah terungkap dan terpampang sangat jelas. Itu yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat. Silahkan masyarakat menilai. Tapi substansi nanti kami tuangkan dalam kasasi," katanya. 

Diakui Kajari, ada semangat dalam perkara ini yaitu semangat bahwa perusakan hutan itu menjadi perhatian pemerintah Republik Indonesia. "Apapun keputusan dari majelis hakim, pertimbangan yuridisnya akan kami tuangkan dalam kasasi nanti, " tutup dia. 

Diketahui, Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsu Rizal tersandung kasus perusakan hutan di Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Pada perkara ini, JPU menuntut hukuman 3 tahun 4 bulan penjara dan denda sebesar satu miliar rupiah. 

Pada sidang pledoi, penasehat hukum terdakwa menyampaikan bahwa Syamsu Rizal tidak terbukti bersalah dan meminta majelis hakim membebaskannya dari tuntutan JPU. (red)

Edukasi

Politik

Teknologi