Geger Soal Pasar, Dewan Provinsi Turun Tangan - Portal Media Online

17 Januari, 2022

Geger Soal Pasar, Dewan Provinsi Turun Tangan

 

Pansus BOT Pasar di Jadwalkan turun ke Tebo pada Rabu (19/1) mendatang

TEBO- Persoalan tarik ulur sertifikat HGB antara Pemkab Tebo dan Pedagang Pasar sarinah Kelurahan Wirotho agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo kini menjadi perhatian DPRD Provinsi Jambi. 

Bahkan, Dijadwalkan, pada Rabu (19/01/2022) Pansus BOT DPRD Provinsi Jambi yang salah satunya menangani bidang persoalan Pasar bakal turun ke Tebo melakukan audiensi dengan 44 pedagang pemenang sertifikat HGB yang masa berlakunya sudah habis dengan pihak terkait dalam hal ini Pemkab Tebo. 

" Pansus BOT dijadwalkan turun ke Tebo untuk audiensi dengan Pemkab Tebo dan perwakilan 44 pedagang pemegang HGB pasar sarinah bahas terkait persoalan tarik ulur HGB ini" Ungkap Wartono Triyan Kusumo, Anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PDIP Dapil Bungo-tebo. Senin (17/01/2020) 

Meski tidak menyebutkan secara detail, Wartono menilai ada salah pemahaman dari pemkab tebo tentang Permendagri No 19 tahun 2016, Namun, Lanjut Wartono Pansus BOT DPRD Provinsi Jambi berkomitmen mambantu baik pedagang dan Pemkab Tebo agar menemukan titik temu sehingga persoalan HGB tidak berlarut-larut. 

" Intinya kita bantu mencari titik temu antara pedagang dan Pemkab Tebo, " Tukasnya 

Untuk diketahui, sertifikat HGB sedikitnya 44 kios/ruko pasar sarinah telah berahir masa berlakunya. Pemkab tebo ngotot enggan memperpanjang sertifikat HGB tersebut dengan menawarkan opsi Kontrak pertahun kepada para pedagang. 

Sementara itu, para pemegang sertifikat HGB menolak opsi yang diajukan Pemkab Tebo dengan sistem kontrak pertahun. 

Sekedar mengingatkan, DPRD Tebo tahun 2016-17 juga pernah membentuk Pansus Pasar, Dalam uji petik yang dilakukan, Pansus menemukan banyak kejanggalan mulai dari soal retribusi hingga kios milik Pemkab Tebo yang sudah dialihkan oleh pihak ke II ke Pihak ketiga. 

Redaksi

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda