TEBO - Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada pemerintah daerah terus berjalan sepanjang 2026.
Data Kementerian Keuangan hingga 11 Agustus 2026, Realisasi penyaluran DBH Tebo sebesar Rp 45,63 miliar atau 72,12 persen dari pagu Rp 63,27 miliar. Hal ini juga dibenarkan Kaban Bakeuda Tebo, Hendrinora kepada media ini beberapa waktu lalu.
Kata Kaban, penyaluran DBH merupakan bagian dari Transfer ke Daerah (TKD) yang bertujuan mendukung kemampuan fiskal pemerintah daerah sekaligus memastikan layanan publik tetap berjalan.
"Secara nasional, pemerintah telah menyalurkan DBH sebesar Rp 30.116,41 miliar atau 49,97 persen dari pagu Rp 60.268,74 miliar.," bebernya meyakini.
"Sehingga penyaluran DBH Tebo sudah melebihi rata-rata nasional," timpalnya.
Hanya saja lanjutnya, dibandingkan tahun lalu, DBH Tebo mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 169,03 miliar.
Alokasi DBH Tebo lebih kecil ketimbang DBH Batam, Kepulauan Riau.
Tahun ini, Batam mendapatkan pagu DBH Rp 80,43 miliar dengan realisasi Rp 33,70 miliar atau 41,90 persen.
DANA BAGI HASIL PAGU REALISASI PERSEN
TOTAL 63,27 M 45,63 M 72.12
Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit 4,43 M 0,89 M 20
DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota 9,06 M 6,33 M 69.88
DBH PPh Pasal 21 1,97 M 1,06 M 53.7
DBH PPh Pasal 25/29 OP 0,07 M 0,05 M 71.31
DBH SDA Gas Bumi 30 persen 15,25 M 15,37 M 100.78
DBH SDA Kehutanan - PSDH 1,00 M 0,60 M 60
DBH SDA Minerba - Iuran Tetap 0,23 M 0,14 M 60
DBH SDA Minerba - Royalti 17,99 M 10,79 M 60
DBH SDA Minyak Bumi 15 %
Redaksi

